EDUKASI KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN ISU
LINGKUNGAN DI INDONESIA: UPAYA OSIS
MEWUJUDKAN GENERASI PEDULI LINGKUNGAN
(Tangerang Selatan, 14 September 2026)

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara megabiodiversitas terbesar di dunia, tempat ribuan spesies flora maupun fauna unik hidup dan berkembang. Namun, di balik kekayaan alam yang membanggakan tersebut, terdapat krisis lingkungan seperti deforestasi, pencemaran ekosistem, hingga perubahan iklim menjadi ancaman nyata yang menuntut perhatian masyarakat khususnya dari generasi muda.

Menyadari pentingnya peran pemuda dalam menghadapi ancaman tersebut, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dari PKBM Abu Dzar mengadakan program sharing session yang berfokus pada keanekaragaman hayati dan isu lingkungan di Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan pada Senin, 14 September 2026 di lingkungan sekolah PKBM Abu Dzar bertujuan untuk membuka ruang diskusi interaktif. Program ini tidak hanya memperluas wawasan para siswa tentang kondisi ekosistem Nusantara, tetapi juga membuka kesadaran ekologis agar para siswa tergerak untuk menjaga kelestarian lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.
Acara ini menghadirkan bapak Muhammad Syarifullah, selaku Public Relation, Education, and Outreach Manager dari Yayasan KEHATI (Keanekaragaman Hayati Indonesia) sebagai narasumber utama. Kehadiran pakar lingkungan ini memberikan wawasan mendalam mengenai kekayaan hayati Nusantara sekaligus realitas kepunahan yang mengintainya. Para siswa diajak untuk lebih peka terhadap isu lingkungan dan membedah berbagai faktor penyebab flora dan fauna Indonesia menjadi langka, yang sebagian besar dipicu oleh oknum tidak bertanggung jawab; mulai dari perburuan liar, perdagangan ilegal, hingga perusakan habitat alami demi kepentingan sepihak.

Tidak berhenti pada pembahasan isu lingkungan di Indonesia, sharing session ini juga menekankan pentingnya peran aktif generasi muda melalui aksi nyata di lingkungan sekitar. Diskusi ini secara nyata mendorong para siswa untuk mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, seperti membiasakan budaya zero waste dengan membawa tumbler dan wadah makanan sendiri, serta
menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Melalui penyelenggaraan sharing session ini, OSIS berharap edukasi yang diperoleh tidak berhenti sebatas wacana di dalam ruang diskusi, melainkan berubah menjadi kesadaran kolektif dan gaya hidup berkelanjutan. Dengan menanamkan rasa peduli terhadap alam sejak di bangku sekolah, diharapkan lahir generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga peduli dan bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan Indonesia di masa yang akan datang. Akhir kata, OSIS menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak Yayasan KEHATI atas ilmu dan wawasan bernilai yang telah dibagikan, serta kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif hingga acara ini berjalan sukses.
***
Klik link berikut untuk melihat dokumentasi lainnya:
OSIS PKBM ABU DZAR X YAYASAN KEHATI
Video Kegiatan Edukasi Keanekaragaman Hayati dan Isu Lingkungan di Indonesia